Kembali Sekolah Meski dari Rumah

Diposting pada 53 views

12 Juli 2021 menjadi awal tahun ajaran baru seluruh madrasah dan sekolah di Indonesia. Kali kedua bagi kita merasakan gegap gempita ajaran baru yg berbeda. 2 tahun lalu, di hari pertama masuk sekolah, headline berita di TV selalu dipenuhi “keriuhan” orang tua dan siswa yang berebut kursi :D. Maklum, ada mitos yang cukup dipercayai, “posisi menentukan prestasi”. Semua siswa berharap mendapat posisi terbaiknya di kelas. Meskipun preferensi mereka pun berbeda, ada yang mengincar kursi di depan, di tengah, yang dekat kursi guru, atau yang di bagian belakang. Hiruk pikuk ini ternyata cukup sentimentil untuk diingat.

Hari ini harusnya menjadi momen pertama bagi siswa/i baru untuk saling berkenalan dan berjabat tangan sembari tersenyum senang. Bertemu guru-guru baru, kantin baru, lapangan baru, dan lingkungan baru. Harusnya.

Di tengah situasi pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini, dunia pendidikan mau tidak mau harus menyesuaikan diri. Merancang pelaksanaan KBM melalui media virtual serta menyampaikan materi melalui beragam sumber pembelajaran yang dapat diakses seluruh siswa. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, terlebih negara kita memiliki kondisi geografis, ekonomi serta daya dukung sarana prasarana yang berbeda. Meskipun di satu kota atau kabupaten yang sama, pun berbeda kemampuan aksesnya. Ada yang sudah terfasilitasi dengan baik, tapi banyak juga yang harus menempuh jarak beberapa kilometer untuk bisa terhubung ke jaringan internet. Fenomena ini tentunya tidak luput dari perhatian para guru dan stakeholder. Peranan orang tua menjadi lebih urgen untuk keberlangsungan pembelajaran dari rumah. Orang tua memegang kunci keberhasilannya, tanpa terlepas dari peran aktif peserta didik.

Terlepas dari berbagai kendala yang ada, toh nyatanya kita secara bersama-sama sudah melewati lebih dari 1 tahun pembelajaran jarak jauh. Terima kasih untuk para guru, orang tua, dan siswa yang tetap berusaha sebaik mungkin hingga saat ini.
Mengutip pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, “Ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh. Namun, kita memilih terus bangkit dan berjuang; Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi, dan berkolaborasi.”

Selamat datang tahun ajaran baru 2021/ 2022
Bahagia belajar walau di rumah saja

https://developers.facebook.com/docs/plugins/comments#configurator